H o m e
PTSB Jabotabek
Silsilah
Donasi
Photo photo
Buku Tamu
Tentang Kami

 

 

 

 

 

 

 

 

.

Silsilah / Tarombo Sitinjak

Halaman ini akan memuat Tarombo Toga Sitinjak Toga Sitinjak ,Pada zaman dahulu Toga Sitinjak bermukim di desa Sigordang (Kabupaten Samosir) dan mempunyai  keturunan  dua anak , yaitu Ompu Palabissu dan Ompu Porhasmangun, Ama Palabissu mempunyai anak 8 Orang dan Ompu Porhasmangun mempunyai  3 Orang anak , selanjutnya dapat dilihat di Silsilah dibawah ini.

Siapakah Saya?? (Ise do Ahu)
Kami akan mencoba menyusun silsilah/tarombo secara menyeluruh dari kedua turunan Toga Sitinjak, yakni O.Palabisnu dan O.Porhasmangun ,dan bila memungkinkan akan menyajikan silsilah/tarombo keturunan  dari masing masing anak dari Toga Sitinjak sampai turunan ke 15, dan mohon kepada turunan ompu yang bersangkutan agar dapat memberikan data yang akurat.

Sitinjak hanya satu.( Sada do Marga Sitinjak)

Marga Sitinjak hanya satu, hingga pada  saat ini tidak ada Sitinjak yang ini atau yang itu, Sitinjak tetap dan hanya  satu .

Asalnya dari mana ( Sian dia do asalhu???)

Kemudian jika memungkinkan maka silsilah/tarombo dari masing masing ompu akan disajikan sesuai dengan data yang kami dapatkan dari keturunan Toga Sitinjak  yang mempunyai tarombo yang benar dan diakui oleh mereka satu keturunan. Misalnya saja bahwa penulis adalah Marga Sitinjak ;No.14 dari anak sulung yakni Ompu Tua  Bolon, Menurut ceritra bahwa satu-satunya turunan Ompu Tua Bolon berangkat dari Sigordang ke Janji Raja dan merantau ke mana-mana sekitar Samosir, dan naik dari Janji Raja kea rah Pollung, dan pernah tinggal disana beberapa lama, yang  akhirnya keturunan dari Ompu Tua Bolon yakni generasi ke 10 bermukim di desa Hutagalung (Desa Partungkonaginjang) Kecamatan Harian Boho. dan dari Hutagalung pomparan ni ompu Tua Bolon merantau ke mana mana.

Keturunan nomor berapa (Nomor piga do ahu???)

Kalau ketemu sesama Pomparan ni Ompu i Toga Sitinjak kita akan bertanya, ise ma hamuna, jala nomor piga, jala nomor piga ma oppunta, dungi muse sian didiama hutanta.           Dengan demikian kita akan tahu memanggil  apa kepada yang kita ajak bicara itu. Martarombo sangat menyenangkan dan mendekatkan sesama orang Batak (halak hita) yang ada di tanah perantauan, begitu juga dengan marga-marga yang lain, yang dengan martarombo kita tau kedekatan kekerabatan kita (parsolhotta) kepada yang kita ajak bicara.

Tolong menolong (Marsi tungko tungkolan)

Sesudah martarombo maka akan timbul rasa saling menghargai dan menyapa seseorang sesuai dengan tarafnya dalam silsilah/tarombo. Hal ini sangat penting dalam segala persaudaraan dan adat Batak . Selain itu tentunya hal ini yang dapat saling mempererat  tali persaudaraan dan saling tolong menolong. Seperti dalam umpasa  Batak mengatakan ; Marsitungkol tungkolan songon suhat di robean, marsiamin aminan songon lampak ni Gaol dan  Aek Godang Aek Laut Dos Ni Roha Sibahen Na saut- Horas - Horas - Horas

Administrator sitinjak.net mengharapkan masukan masukan untuk kelengkapan dan revisi Silsilah yang ada, dan dapat mengirimkan via email ptsbjabotabek@yahoo.com

Lihat Silsilah Toga Sitinjak